MONITORING DAN EVALUASI DESA MANDIRI BUDAYA KALURAHAN SENDANGMULYO: PERKUAT KOMITMEN MENUJU PEMBANGUNAN BUDAYA YANG BERKELANJUTAN

Sendangmulyo, 21 Juli 2025 – Pemerintah Kalurahan Sendangmulyo menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Desa Mandiri Budaya, Senin (21/7), sebagai bagian dari upaya menilai pelaksanaan program yang didanai melalui Dana Keistimewaan (Danais) Tahun 2025.

Acara dimulai pukul 12.30 WIB dan berlangsung dengan semarak serta penuh makna. Kehadiran Panewu Minggir, Bapak Dewanto Tri Nugroho, S.IP, S.ST, M.Sc, turut menegaskan pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan dalam mendukung program pembangunan budaya.

Turut hadir dalam kegiatan ini para Pamong Kalurahan, BPKal Sendangmulyo, Pengurus Desa Budaya, serta perwakilan dari Desa Prima, Desa Preneur, Desa Wisata, dan pelaku UMKM lokal. Tim Monev disambut hangat oleh penampilan kesenian tradisional Gejog Lesung dari Padukuhan Mergan dan tari Caping Ayu dari Sanggar Seni Lintang Asih, yang mencerminkan kekayaan budaya lokal yang terus dilestarikan.

Kegiatan resmi dibuka dengan sambutan dari Lurah Sendangmulyo, Bapak Budi Susanto, A.Md.Par, yang menyampaikan apresiasi atas dukungan Dana Keistimewaan dalam mewujudkan berbagai inisiatif pembangunan budaya. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan program serta peran aktif masyarakat dalam menjaga hasil-hasil pembangunan.

Selanjutnya, Ketua Tim Monev, Bapak Hendratmoro, S.Si., M.URP, selaku Kepala Bagian Rekayasa Perekonomian Biro Perekonomian dan SDA Setda DIY, menyampaikan paparan mengenai kebijakan penggunaan Danais secara akuntabel dan strategis, serta pentingnya transparansi dalam setiap tahapan pelaksanaan.

Tim Monev juga melakukan wawancara mendalam dengan para pengelola program sesuai bidang masing-masing, guna memperoleh gambaran nyata di lapangan. Tak hanya menilai realisasi fisik, tim turut mengevaluasi aspek inovasi, pemberdayaan masyarakat, dan inklusi sosial.

Sebagai penutup, Bapak Ahmad Ma’ruf, S.E., M.Si, menyampaikan hasil evaluasi yang menyoroti pentingnya investasi yang berkelanjutan, pembangunan yang inklusif bagi penyandang disabilitas, serta dorongan untuk memaksimalkan pendanaan non-Danais dan integrasi perencanaan dalam RPJMKal.

Kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan Sendangmulyo sebagai Desa Mandiri Budaya yang inklusif, berdaya, dan berkelanjutan, serta menjadi contoh baik bagi desa-desa lainnya di wilayah DIY.

https://www.instagram.com/reel/DMY9768ThVR/?igsh=MWdtMjdlcWszcTcx