Sendangmulyo_ “Tandur”. Di era generasi Gen Z yang mayoritas sudah modern, istilah tandur mungkin tidak begitu dikenal dan sudah terasa asing terdengar. Tandur merupakan istilah yang digunakan dalam menanam padi secara trasdisional. Caranya, satu kali tanam lalu mundur satu langkah, begitu seterusnya. Tandur biasanya dilakukan oleh lima atau enam orang dengan posisi berjajar . Ketika melihat sawah yang sudah tertanam, tentu kita akan melihat barisan tanaman padi yang lurus dan sejajar. Nah penanaman padi itu menggunakan teknik tandur. Budaya tandur lama kelamaan mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Salah satu penyebabnya adalah tidak adanya regenerasi dan semakin banyaknya bermunculan teknologi-teknologi pertanian yang modern.
Di kalurahan kami yang berada di wilayah Kabupaten Sleman bagian barat dan merupakan daerah lumbung pangan, kegiatan tandur masih terlihat di beberapa tempat disaat musim tanam padi
Selain tandur ada juga istilah Ndaut yang menjadi satu kesatuan dari kegitan tandur. Ndaut adalah mencabut benih padi satu persatu untuk di ikat dikelompok – kelompokkan menjadi beberapa ikatan untuk mempermudah proses penanaman padi. Ndaut dan Tandur menjadi salah satu warisan budaya dari nenek moyang di bidang pertanian.